CATATAN

JANGAN BERSEDIH, DIA LEBIH AGUNG

Sahabat… Apakah Anda bersedih dengan perlakuan dari orang lain kepada Anda? Apakah Anda merasa terhina dengan sebuah perbuatan kasar? Apakah Anda merasa kecewa karena ternyata air susu yang Anda berikan dibalas dengan air tuba, kebaikan Anda dibalas dengan keburukan yang menyakitkan? Tidak perlu bersedih, Saudaraku. Sungguh Allah yang Maha Kuasa. Pemilik langit dan bumi, pengatur alam semesta dan jagat raya yang sangat luas ini, masih saja didurhakai oleh manusia, bahkan oleh diri kita sendiri. Ia yang memberikan nikmat dan karunia yang sangat banyak dan tak berbilang. Seluruh waktu kita gunakan untuk menghitung nikmat ini pasti tidak akan pernah mampu menghitungnya. Secanggih apa pun perkembangan ilmu akuntansi dan perhitungan matematika, nikmat Allah dalam satu hari saja tetap tak akan terhitung. “Dan seandainya pohon-pohon di bumi menjadi pena dan laut (menjadi tinta), ditambahkan kepadanya tujuh laut (lagi) sesudah (kering)nya, niscaya tidak akan habis-habisnya (dituliskan) kalimat Allah. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha…

PEDE OVERDOSIS VS MINDER

Pembaca yang Budiman… Saya ingin sedikit bercerita lagi,semoga kelak kita bisa melihat hikmah yang besar di balik cerita ini. Kurang dari dua minggu setelah fathumakkah, Bani Hawazin dan Bani Tsaqif sudah mengumpulkan orang-orangnya untuk mememerangi kaum muslimin. Rasa permusuhan di hati mereka belum juga hilang. Kaum muslimin terpaksa bersiap-siap juga untuk menghadapi perang yang sudah berada di depan mata. Pasukan muslimin mencapai 12.000 prajurit siap tempur. Melihat jumlah pasukan yang sedemikian banyak, timbullah perasaan hebat dan kuat di kalangan sebagian anggota pasukan yang baru saja masuk islam. Sampai-sampai ada yang mengatakan:”Hari ini kita pasti tak kan terkalahkan”. Sandaran mereka adalah segenap kekuatan yang mereka miliki dan kelengkapan persenjataan yang mereka punya. Namun tahukah Anda apa yang terjadi? Sungguh peristiwa hari itu sungguh di luar dugaan. Kaum muslimin mendapat gempuran hebat dari pasukan militer musuh. Mereka kocar-kacir. Pasukan menjadi kacau. Banyak yang berlari tak beraturan untuk menyelamatkan selembar nyawanya yang masih…

UNGKAPAN KEAGUNGAN YANG KEPADA SANG PENCIPTA

Allahu Akbar…! Inilah kalimat yang Allah pilih untuk diucapkan saat menghadap kepada-Nya dalam shalat lima waktu. Inilah kalimat yang mengandung makna pengagungan dan cinta kepada Allah. Di dalamnya terdapat pengagungan sebab menegaskan makna kebesaran Allah Swt. dibanding apa pun juga. Ada makna cinta sebab Zat yang Mahabesar itu memberikan nikmat yang luar biasa dalam setiap waktu dan keadaan. Menghayati makna takbir ini akan melahirkan kekhusyu’an dalam shalat. Ibnul Qayyim pernah menyatakan bahwa makna khusyu’ adalah perpaduan antara ta’zhim (pengagungan) dan mahabbah (cinta kasih), kehinaan dan kerendahan. Ibnu Rajab juga mengatakan bahwa khusyu’ yang terjadi di dalam hati adalah pancaran dari ma’rifat Allah Swt. dan ma’rifat akan keagungan, kehormatan, dan kesempurnaanNya. Allah Akbar..! Inilah kalimat ta’zhim yang menumbuhkan kekhusyu’an kepada Allah, bahkan ia adalah sendi utama dari sendi-sendi khusyu’. Rasa ta’zhim ini pengaruhnya dalam hati akan nampak dengan adanya rasa takut dan kekhawatiran pada anggota badan akan tampak dengan sikap tenang,…

PANGGILAN CINTA DARI ILAHI

Allahu Akbar Allahu Akbar…. Asyhadu An La Ilaha illallah Asyhadu An La Ilaha illallah Asyhadu Anna Muhammadarrasulullah Asyhadu Anna Muhammadarrasulullah Hayya ‘Alashhalah Hayya ‘Alashhalah Hayya ‘Alal Falah Hayya ‘Alal Falah Allahu Akbar Allahu Akbar La Ilaha illallah Suara itu membelah kesunyian dan menggema dari berbagai penjuru. Bersahut-sahutan dari satu ke mesjid ke mesjid yang lain. Alunan merdu lantunan azan menjadi pertanda waktu shalat telah tiba. Itulah saatnya seorang hamba mengistirahatkan dirinya dari kepenatan duniawi, hiruk pikuk pekerjaan yang tidak berujung, dan kesibukan-kesibukan lain yang menuntut banyak tenaga, waktu dan pikiran. Panggilan itu bukan panggilan biasa. Itu adalah undangan dari Allah Swt, Sang Pemilik alam semesta. Susunan kalimatnya mengandung makna yang sangat mendalam dan seharusnya mengingatkan seseorang tentang prinsip kehidupannya. Panggilan itu bukan sekedar untaian kata yang dikuamndangkan dari mesjid-mesjid tanpa makna arti. Mungkin karena terlalu sering mendengar, maka setiap kali suara azan itu terdengar ucapan yang terdengar adalah “Oh sudah…

MULAI DARI PIKIRAN DAN PERASAAN

Pembaca yang budiman… Saat ini telah banyak dikaji kekuatan berpikir dan berjiwa besar. Betapa pikiran mempunyai kekuatan dahsyat dalam mengarahkan perjalanan hidup kita. Segala tindakan manusia selalu berawal dari pikirannya. Kata Ibnul Qayyim, pakar psikologi Islam, menyatakan bahwa setiap tindakan berawal dari lintasan pikiran. Lintasan pikiran akan menghasilkan keinginan. Keinginan yang dirawat akan berubah menjadi tekad. Dari tekad kemudian lahir tindakan, dan tindakan yang dilakukan terus menerus akan menjadi karakter dan kebiasaan. William James, bapak psikologi modern, juga menyatakan bahwa perbedaan antara para briliyan dengan orang orang biasa bukan pada sifat atau pada bakat yang dimiliki. Perbedaan antara dua golongan manusia ini terletak atas bagaimana ia memusatkan pikiran dan berkonsentrasi pada hal-hal utama yang ingin dicapainya. Kesadaran batin adalah kekuatan dahsyat yang pengaruhnya terasa dalam setiap aspek kehidupan. Sesungguhnya itulah bagian dari diri kita yang paling penting dan utama, dan itulah penyebab utama kesuksesan atau kegagalan kita. Demikian tutur John…

DAHSYATNYA TAKBIR

“hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur” (Al-Baqarah: 185) Belajar Dari Hamba Sahaya “Wahai putraku, aku tidak pernah merasa terhina seperti ketika berhadapan dengan Atha bin Abi Rabah” kata Khalifah Sulaiman bin Abdul Malik. Waktu itu Khalifah Sulaiman bin Abdul Malik melakukan haji dengan kedua puteranya. Pada saat thawaf, beliau mencari seseorang dan menemukannya di sebuah sudut di Masjidil Haram, sedang khusyuk beribadah. Orang tersebut tua dan kurus. Kulitnya hitam. Hidungnya pesek. Jika ia berdiri, ia nampak seperti seekor gagak hitam. Khalifah menghampiri orang tua tersebut, menunggunya selesai dari shalat. Satu shalat selesai, lalu dilanjutkan dengan shalat berikutnya, dan Khalifah masih saja menunggu. Begitu orang tua itu salam, Sang Khalifah segera mendekat. Orang tua itu hanya menyambut kedatangan Khalifah dengan biasa saja, tanpa penghormatan khusus. Kedua putera Khalifah semakin heran. Khalifah mendekat, mengucap salam, menanyakan berbagai hukum Islam. Orang tua itu menjawab semua pertanyaan Khalifah…

AKHIR HIDUP YANG BAHAGIA

Kalau diberi kesempatan untuk menentukan usia, Anda mau hidup sampai usia berapa? 60 tahun? 70 tahun? 85 tahun? 100 tahun? 120 tahun? Berapapun….. Setelah mencapai usia itu lalu apa lagi? Ujung-ujungnya hidup tetap akan berakhir. Kematian menanti setiap insan. Sebuah kepastian yang tak dapat dipungkiri. Gerbang akhir kehidupan itu akan terus terbuka dan semua orang pasti akan memasukinya. Lihatlah anggota keluarga kita yang ada saat ini? Diantara mereka siapakah yang setahun yang lalu, beberapa bulan yang lalu atau beberapa hari yang lalu masih bersama kita, namun kini telah tiada. Entah itu ayah, ibu, anak, suami, istri, ataupun sanak saudara. Masih terbayang senyum manis mereka saat bercengkrama, obrolan akrab penuh canda, melakukan sesuatu bersama dalam suasana penuh kekeluargaan. Tapi kini dimanakah mereka? Hanya kenangan yang tersisa. Batu pusara menjadi saksi bahwa mereka pernah menjadi penduduk dunia. Kita pun akan seperti itu. Kematian bukan hanya milik orang lain. Suatu ketika ia akan…

Menjadikan Semua Kerja Menjadi Lebih Bermakna

Hati ini akan terasa lebih tenang dan damai bila kita menyadari bahwa tidak usaha kita selama ini tidak ada satupun yang sia-sia. Semua ada ganjarannya, semua ada hasil dan konsekuensinya. Tak perlu berteriak-teriak agar diketahui orang banyak. Tak perlu mencari perhatian agar mendapatkan pujian dan sanjungan. Tak perlu menunggu simpati dan ucapan terimakasih. Zat yang Maha Melihat itu selalu memperhatikan dengan saksama, mengawasi setiap gerak gerik dengan sempurna, senang kepada hamba-hamba-Nya yang menebar manfaat, murka kepada mereka yang tak henti bermaksiat. Imam Hasan Al-Banna pernah menyatakan; bahwa sesungguhnya harta paling bernilai dalam gerakan perjuangan islam adalah mereka orang-orang yang luar biasa namun tidak terkenal. Ia nafkahkan harta terbaik yang ia miliki, ia berikan tenaga yang ia punyai, ia korbankan waktunya yang paling berharga. Apabila ia datang, ia tidak dikenal. Apabila tak datang, tak ada yang mencari. Ia sengaja menjauh dari kemasyhuran dan ketenaran. Sedikit berbicara, banyak beramal. Ia percaya, bahwa…

Kata-kata Cinta dan Ketundukan

Setelah kita menyadari betapa hebat dan luar biasanya Rabb kita, Allah Swt. semestinya dari sini muncullah rasa cinta dan ketundukan. Sesungguhnya inilah kalimat cinta. Melalui Lailaaha illallah kita mengikrarkan bahwa tidak ada sesembahan selain Allah. Hanya kepada-Nya kita menyembah dan hanya kepada memohon pertolongan. Hanya kepadanya kita menautkan hati, melabuhkan cinta sekaligus mengharapkan cinta-Nya. Bagaimana kita tidak cinta Zat yang memberikan karunia kepada kita dengan melimpah, memberikan fasilitas penglihatan, pendengaran, anggota tubuh lengkap, yang bekerja dalam sebuah sistem yang sangat rumit. Bagaimana kita tidak cinta kepada Zat yang memberi kita uang, memberikan kita peluang, membuka pintu-pintu rezeki, memudahkan kita mencapai prestasi, menyediakan kesempatan untuk berbisnis, menjadikan keluarga kita harmonis, membantu kita di kala duka, menyelamatkan kita dari petaka. Dia yang selalu memberi dan membersamai, Dia pula yang selalu kita durhakai. Terang-terangan melanggar perintahNya, padahal saat itu kita tau Dia melihat kita. Kesadaran diri terhempas, oleh dorongan nafsu yang menghantam keras.…

KEMERDEKAAN ITU MULAI DARI SINI

Jauh sebelum ada Magna Carta tahun 1215, sebelum Amerika mengumumkan Declaration of Independence tahun 1776, sebelum PBB mengumumkan Universal Declaration of Human Rights tahun 1948, Islam semenjak awal, semenjak tahun 600-an, telah mengumandangkan seruan kebebasan, kemerdekaan, dan keadilan bagi umat manusia. Ucapan La ilaaha illallah adalah deklarasi kemerdekaan seorang manusia, bebas dari segala belenggu nafsu, merdeka dari penindasan jiwa, dan kezaliman orang-orang yang lebih kuat. Semenjak tumbuhnya di Mekkah, Islam telah menentang penindasan masyarakat kuat terhadap masyarakat lemah. Jauh sebelum berbagai bangsa menyatakan tidak pada perbudakan, jauh sebelum perbudakan dihapuskan secara total dari muka bumi, Islam telah memberikan anjuran yang kuat untuk membebaskan para budak. Islam menginginkan agar tidak ada penghambaan seorang hamba kepada hamba yang lainnya. Yang ada hanyalah penghambaan kepada Pencipta dan Penguasa Seluruh Hamba, yaitu Allah Swt. Ketika perang Qadisiyah, Sa’ad bin Abi Waqqash memerintahkan Rabi’ bin Amir untuk menghadap Rustum, panglima perang Persia. Rustum bertanya kepada…

DAHSYATNYA LA ILÂHA ILLALLÂH

“Wahai Sekalian Manusia, Katakanlah tidak ada tuhan selain Allah, kalian pasti beruntung” (HR. Ahmad) Pembaca yang budiman.. Selamat datang di Lautan Tauhid. Sebelum meneruskan membaca, marilah sama-sama kita berseru, Ya Allah.. Ya Allah…! Ketika laut bergemuruh, ombak menggunung, dan angin kencang menerjang, semua penumpang kapal akan naik dan menyeru: “Ya Allah!” Ketika seseorang tersesat di tengah gurun pasir, kendaraan menyimpang jauh dari jalurnya dan para kafilah bingung menentukan arah perjalananya, mereka menyeru : “Ya Allah!” Ketika musibah menimpa, bencana melanda, dan tragedi terjadi, mereka yang tertimpa akan selalu berseru: “Ya Allah!” Ketika pintu permintaan telah tertutup dan tabir-tabir permohonan digeraikan orang-orang mendesah: “Ya Allah” Ketika semua cara tak mampu menyelesaikan setiap jalan terasa menyempit, harapan terputus, dan semua jalan pintas membuntu, mereka pun menyeru : “Ya Allah!” Setiap ucapan baik, doa yang tulus, rintihan yang jujur, air mata yang menetes penuh keikhlasan dan semua keluhan yang menggundahgulanakan hati, adalah hanya…

DOA YANG PALING UTAMA

Ucapan Alhamdulillah adalah ungkapan pengakuan kekurangan sebagai hamba. Ucapan ini adalah pengakuan bahwa diri ini tidak mampu berbuat apa-apa, tidak akan mendapatkan apa-apa jika bukan karena karunia Allah Swt. Alhamdulillah… Segala puji bagi Allah.. Hanya dia yang patas mendapatkan pujian, sebab hanya dari-Nya semua karunia berasal. Tidak ada kesuksesa yang bisa diraih tanpa pertolongannya. Dialah pengendali alam semesta. Dia yang mengatur alam malaikat, alam manusia, alam jin, alam binatang, galaksi, tata surga, dan seluruh kehidupan yang ada di jagat raya. Alhamdulillah.. Segala puji Allah.. Inilah ungkapan kepasrahan dan penyerahan diri. Menisbatkan seluruh nikmat hanya kepada Allah. Bukan karena kepintaran diri, bukan karena papa mama dan keluarga, bukan karena otak yang cemerlang, harta yang banyak, atau jaringan yang luas. Segala kesuksesan itu semata-mata karena pertolongan Allah. Dialah Maha Pemberi dan terus memberi walau kita bersikap durhaka kepada-Nya. Alhamdulillah.. Segala puji bagi Allah.. Inilah ungkapan optimisme dan harapan. Dialah Rabb, yang memberi,…

KESEHATAN DAN KEAFIATAN

Saudaraku, punya dua mata, telinga, dan lengkap panca indra adalah karunia. Pikirkan dan Syukurilah! Ingatlah setiap nikmat yang Allah anugerahkan kepada kita. Karena Dia telah melipatkan nikmat-Nya dari ujung rambut hingga ke bawah kedua telapak kaki. {Jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan sanggupmenghitungnya.}(QS. Ibrahim: 34) Sahabatku, betapa besarnya fungsi pendengaran, yang dengannyaAllah menjauhkan kita dari ketulian. Coba renungkan dan raba kembali mata kita yang tidak buta. Ingatlah dengan kulit kita yang terbebas dari penyakit lepra dan supak. Dan renungkan betapa dahsyatnya fungsi otak yang selalu sehat dan terhindar dari kegilaan yang menghinakan. Adakah Anda ingin menukar mata Anda dengan emas sebesar gunung Uhud, atau menjual pendengaran Anda seharga perak satu bukit? Apakah Anda mau membeli istana-istana yang menjulang tinggi dengan lidah Anda, hingga Anda bisu? Maukah Anda menukar kedua tangan Anda dengan untaian mutiara, sementara tangan Anda buntung? Begitulah, sebenarnya kita berada dalam kenikmatan tiada tara dan…

KEAMANAN DAN KEDAMAIAN

Di sini, di negara kita Indonesia, kita bisa makan dengan enak, tidur dengan nyenyak. Pergi bekerja dengan senang, pulang kerja dengan hati yang riang. Di kantor banyak rekan-rekan kerja yang penuh semangat, di sekolah bertemu dengan teman-teman yang rajin, saling membantu dan bertukar informasi, wajah penuh senyuman itu begitu ramah ketika menyapa. Kita pun bisa kemana saja dengan sesuka hati tanpa ada teror pembunuhan, rudal, senjata, dan lain sebagainya. Dalam kondisi seperti itu sungguh kita berada dalam kenikmatan. Tapi tidak demikian di tempat-tempat yang lain. Kita mungkin pernah mendengar di banyak tempat terjadi banyak kekacauan, perampokan, pencurian, penodongan, atau pengrusakan akibat tawuran dan perkelahian. Anda sendiri mungkin pernah mengalami. Betapa tidak enaknya hidup dalam ketakutan seperti itu. Betapa sengsara kondisi negara-negara lain yang tidak mengalami keamanan selama bertahun-tahun lamanya. Terutama kondisi negara-negara muslim yang didera konflik dalam negeri, seperti Suriah, Irak, Darfur, Libya, dan terutama Palestina. Mereka merasakan duka nestapa…

TIGA NIKMAT UTAMA

Pembaca yang budiman.. Sungguh kita berada dalam nikmat yang besar dan tak putus-putusnya. Kalau sekarang kita merasa menderita dan sengsara di tengah lautan nikmat yang banyak ini, mungkin karena terlalu tinggi angan-angan sehingga tidak sempat nikmat yang datang, atau karena kita tidak pernah puas dengan karunia. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Umar dan At-Thabarani, bahwa Rasulullah Saw..pernah bersabda: مَنْ أَصْبَحَ مِنْكُمْ آمِنًا فِي سِرْبِهِ مُعَافًى فِي جَسَدِهِ عِنْدَهُ قُوتُ يَوْمِهِ , فَكَأَنَّمَا حِيزَتْ لَهُ الدُّنْيَا “Barang siapa yang berpagi-pagi; kehidupannya aman, badannya sehat walafiat, , ada makanan untuk hari itu, maka sungguh telah diberikan padanya kehidupan dunia” (HR. At-Tirmidzi). Bahagia itu sederhana, asal kita mau bersyukur atas setiap nikmat. Syukur memberi kita ruang untuk menikmati setiap karunia ini tanpa harus menunggu masa depan. Kita tidak lagi tergantung dengan hasil akhir, sebab kita bisa menikmati saat ini dengan penuh bahagia. Kalau pun hasil akhir datang sesuai harapan, maka bertambah…

Navigate