Fokus Belajar Tajwid

Spread the love

Dalam hal tajwid, sesungguhnya banyak hal yang penting untuk kita pelajari. Namun saya kira ada enam hal yang paling utama, yaitu:

Pertama, mengetahui Makharijul Huruf, yaitu tempat keluarnya setiap huruf.


Dalam hal ini ada lima tempat keluar huruf yaitu A-Halq (tenggorokan), Al Lisaan (lidah), Al-Jauf (rongga mulut), Asy-Syafatain (kedua bibir) dan Al-Khaisyum (rongga hidung). Di sini juga dipelajari tentang Tamaamul Adaa’ yaitu ketepatan pengucapan harakat fathah, dhammah dan kasrah.

Kedua, mengetahui hukum Nun Sakinah dan Tanwin ketika bertemu dengan huruf-huruf hijaiyah. Dalam hal ada empat hukum yaitu Izhar, Idgham, Iqlab, dan Ikhfa’

Ketiga, mengetahui hukum Mim Sakinah ketika bertemu dengan huruf-huruf hijaiyah. Dalam hal ada tiga hukum yaitu Izhar Syafawi, Idgham Mutamatsilain, dan Ikhfa’ Syafawi.

Suasana Belajar di Kuttab bersama Ust Kusyaeni

Keempat, mengetahui hukum Madd, yaitu panjang pendek bacaan sesuai ketentuannya. Dalam hal ini meliputi pembahasan dan hukum Madd Ashli dan Madd Far’i.

Kelima, mengetahui kapan harus berhenti dalam membaca Al-Qur’an dan kapan tidak boleh berhenti dan harus melanjutkan bacaan. Hal ini dibahas dalam Bab Al-Waqfu wal Ibtida’

Keenam, mengetahui Gharaa’ibul Qur’an yaitu tentang beberapa kata yang mempunyai bacaan yang berbeda dibanding kata-kata lainnya. Seperti bacaan Raum dan Isymaam para kata Laa Ta’manna dalam Surah Yusuf; bacaan Imaalah pada kata Majriiha dalam surah Hud, bacaan Tashiil pada kata iituuni dalam Surah Al-Ahqaf.

Dengan kehadiran seorang guru yang bisa membimbing, insya Allah kita dapat menguasai hukum-hukum tersebut dalam waktu yang tidak lama. Perlu tahsin bacaan sebelum kita memulai tahfiz.

Kalau tidak mampu sampai seluruh qur’an, paling tidak bacaan yang akan kita hafal terlebih dahulu kita baca terlebih dahulu di hadapan guru. Karena jika tidak, kita hanya akan menyimpan bacaan-bacaan yang salah dalam akal pikiran kita.

(Disarikan dari Buku 10 Jurus Hafal Al Quran)

Leave A Reply

Navigate